Selain menjadi kesempatan mudik dan ajang silaturahmi, bulan Syawal juga menjadi momentum emas untuk merintis kesuksesan. Dulu di masa Jahiliyah orang Arab mempercayai mitos Syawal sebagai bulan kesialan. Karenanya orang Arab Jahiliyah sangat menghindari memberlangsungkan akad nikah di bulan Syawal. Khawatir pernikahan yang dilangsungkan di bulan Syawal akan membawa kesialan bagi suami istri di hari kemudian. Tapi mitos kesialan atau dalam tradisi keilmuan Islam disebut sebagai tathayyur (mempercayai tanda keburukan) ini kemudian dihapus dengan kedatangan Islam melalui pernikahan Nabi Muhammad saw dengan Sayyidah Aisyah yang juga berlangsung di bulan Syawal. Apakah pernikahan di bulan Syawal itu mendatangkan kesialan bagi Nabi Muhammad saw dan Sayyidah Aisyah? Ternyata tidak. Justru keberkahan selalu menaungi pernikahan mereka. Dalam hal ini Sayyidah Aisyah mengatakan: تزوجني رسول الله صلى الله عليه وسلم في شوال وبنى بي في شوال. فأي نساء رسول الله صلى الله عليه وسلم كان أحظى...